Tujuan dan Sasaran Manajemen Risiko

 

A.     Tujuan Manajemen Risiko

a.      Melindungi perusahaan dari risiko signifikan yang dapat menghambat pencapaian tujuan perusahaan.

b.      Memberikan kerangka kerja manajemen risiko yang konsisten atas risiko yang ada pada proses bisnis dan fungsi-fungsi dalam perusahaan.

c.       Mendorong menajemen untuk bertindak proaktif mengurangi risiko kerugian, menjadikan pengelolaan risiko sebagai sumber keunggulan bersaing, dan keunggulan kinerja perusahaan.

d.      Mendorong setiap insan perusahaan untuk bertindak hati-hati dalam menghadapi risiko perusahaan, sebagai upaya untuk memaksimalkan nilai perusahaan.

e.      Membangun kemampuan mensosialisasikan pemahaman mengenai risiko dan pentingnya pengelolaan risiko.

f.        Meningkatkan kinerja perusahaan melalui penyediaan informasi tingkat risiko yang dituangkan dalam peta risiko (risk map) yang berguna bagi manajemen dalam pengembangan strategi dan perbaikan proses manajemen risiko secara terus menerus dan berkesinambungan.

 

B.      Sasaran Manajemen Risiko

Sasaran standar manajemen risiko PTPN XII (Persero) adalah :

a.      Mendukung tercapainya sasaran kinerja dan sasaran mutu PTPN XII (Persero) secara keseluruhan dan unit kerja lain sesuai jenjang tanggung jawab masing-masing.

b.      Semua risiko signifikan yang dapat mempengaruhi pencapaian sasaran kinerja dapat dikelola dengan baik.

c.       Mendorong tercapainya tingkat kesehatan PTPN XII (Persero) pada predikat AA.

d.      Terciptanya struktur organisasi manajemen risiko yang sistematis dan terintegrasi dalam proses bisnis perusahaan.

e.      Terciptanya SDM yang berwawasan dan berbudaya risiko dengan pola pengembangan yang terencana dan berkesinambungan

f.        Tercapainya tingkat kematangan penerapan manajemen risiko (risk maturity level ) =2,5 untuk skala 1-5.

 

Selanjutnya sasaran tersebut harus dimutahirkan setiap tahun.

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter