Harga Karet Ditutup Melemah Hampir 1%

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga karet berakhir melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (19/12/2017), di tengah kekhawatiran terhadap suplai.

Harga karet untuk pengiriman Mei 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup melemah 0,96% atau 2 poin di level 207 yen per kilogram (kg).

Sebelumnya harga karet kontrak Mei dibuka stagnan di posisi 209, setelah pada perdagangan Senin (18/12/2017) berakhir melesat 2,05% atau 4,20 poin.

Menurut Jia Min, seorang analis di Guosen Futures, harga karet terdampak oleh kekhawatiran terhadap suplai.

“Ada kekhawatiran bahwa industri hilir mungkin tidak ingin meningkatkan persediaan akibat suplai yang berlebih di pasar,” ujarnya, seperti dikutip dari Bloomberg.

Data Rubber Trade Association of Japan menunjukkan, jumlah stok karet mentah di pergudangan negeri sakura naik 9,6% dibandingkan dengan periode sebelumnya menjadi 9.303 metrik ton pada 30 November.

Turut membebani karet, nilai tukar yen terpantau lanjut menguat 0,01% atau 0,01 poin ke posisi 112,53 per dolar AS pada pukul 13.51 WIB, setelah pada Senin (18/12) berakhir terapresiasi 0,05% di posisi 112,54.

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak Mei 2018 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

19/12/2017

207,00

-0,96%

18/12/2017

209,00

+2,05%

15/12/2017

204,80

-0,24%

14/12/2017

205,30

+0,54%

13/12/2017

204,20

+0,10%

Sumber: Bloomberg (djk)

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter