Misteri Huruf Jawa Kuno Jeding Miring Yang Belum Terungkap

Kediri, AGTVnews.com – Sebuah tempat air atau ‘jedingan’ terbuat dari batu andesit, ditemukan berada di lereng perkebunan milik PTPN XII Ngrangkah Sepawon di Dusun Damarwulan Desa Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Jawa Timur. Diduga jedingan tersebut merupakan peninggalan kuno dari kerajaan kediri.

Menurut cerita warga sekitar, tempat air tersebut merupakan tempat minum kuda kerajaan yang akan menuju ke puncak kelud. Disamping tempat air tersebut terdapat sebuah tulisan jawa kuno yang sampai saat ini belum diketahui apa maknanya. Jarak antara jedingan dan puncak gunung Kelud hanya sekitar 7 km. Jadi cukup masuk akal bila jedingan tersebut merupakan tempat minum kuda kerajaan.

“Air yang ada didalam jeding itu tidak akan berkurang maupun bertambah. Ya sudah segitu itu, meski terisi air hujan gak akan tumpah, sementara bila musim kemarau airnya juga tidak menyusut,” ujar Siswanto kepada reporter AGTVnews.com.

Sementara itu kelompok penggiat peninggalan benda bersejarah dan bidaya kabupaten Kediri, berniat untuk membersihkan jedingan tersebut.

“Kita akan melakukan pembersihan di lokasi tersebut dan akan melakukan koordinasi dengan BPCB Trowulan untuk melakukan penelitian dan mengungkap tulisan Jawa Kuno yang ada tersebut,” ujar Adi salah satu pemerhati sejarah dari Kediri.

Jarak keberadaan Jeding dengan permukiman warga Dusun Damarwulan hanya sekitar 800 meter. Untuk menuju ke lokasi Jeding, para pengunjung harus terlebih dahulu melewati kebun kopi dan agak menanjak.

Sumber : agtvnews.com (djk)

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter