Mau Badan Sehat Penuh Vitalitas, Minum Kopi Luwak dan Kopi Lanang

SURABAYA | duta.co – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII terus memunculkan produk unggulan yang mampu mencuri perhatian di pasar dalam dan luar negeri. Diantara puluhan produk unggulan PTPN XII, dua diantaranya kopi luwak dan kopi lanang. Kedua produk unggulan tersebut memiliki pecinta loyal meski harganya cukup mahal dibanding produk  umumnya.

Kopi Luwak adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang cukup mahal.

Ardi Iriantono Sekretaris Perusahaan PTPN XII mengatakan binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami.

“Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para penggemar dan penikmat kopi. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak,” jelasnya dalam perbincangan kemarin.

Karena prosesnya yang membutuhkan bantuan binatang luwak, produksi kopi luwak ini tidak bisa dipacu maksimal sepetrihalnya tanaman kopi umumnya. Dalam setahun produksi kopi luwak ini kisaran 3.000 ton dengan sekitar 100 penangkaran binatang luwak.

“Cukup banyak pecinta kopi luwak di dalam dan luar negeri.  Banyak wisatawan Jepang yang berkunjung ke Surabaya memborong kopi luwak untuk souvenir dibawa ke Jepang,” kata Benny Waluyo  Direktur Utama PT Rolas Nusantara Mandiri (RNM) pengelola Rollaas Coffe & Tea.

Selain kopi luwak, brand Kopi Lanang PTPN XII cukup diminati. Kopi Lanang Malang Sari dibuat dari biji kopi lanang murni jenis kopi robusta yang ditanam pada dataran tinggi dengan aroma dan cita rasa khas diolah dengan proses pengolahan tangan oleh tenaga ahli yang berpengalaman dengan kopi, juga berguna untuk menambah stamina kaum pria dengan sedikit pengolahan dalam penyajiannya.

“Disebut lanang lantaran bentuk bijinya berbeda dengan kopi pada umumnya. Lanang berarti laki-laki dalam bahasa Jawa. Disebut demikian karena bentuk biji kopi ini tunggal dan bulat, tidak terbelah seperti bentuk biji kopi biasanya. Kopi Lanang Bisa Dihasilkan dari Jenis Kopi Robusta Maupun Arabika, dan produk kami adalah dari jenis Robusta,” jelas Benny.

Kopi Lanang yang kami persembahkan adalah kopi lanang yang dikembangkan oleh Perkebunan Malangsari PTPN XII Kalibaru Banyuwangi Jawa Timur. Kondisi alam dan suhu udara yang sangat dingin (20o – 3o C) pada ketinggian 1800 di atas permikaan laut (dpl) telah menghasilkan biji kopi terbaik.

Manfaat Kopi Lanang diantaranya menikatkan Tenaga dan Stamina Ekstra (Lebih Greng), tidak Mudah Ngantuk, meningkatkan vitalitas tubuh,  lebih Greng dalam beraktifitas.  Hasil penelitian terbaru di Amerika Serikat menunjukkan, peminum kopi, khususnya pria, memiliki risiko lebih rendah mengidap jenis kanker prostat yang mematikan. Selain manfaat kafein bagi kesehatan yang sudah dikenal antara lain mengurangi risiko asma, mengurangi risiko penyakit Alzheimer, dan mengurangi risiko terjangkit multiple sclerosis.

“Kopi Lanang bagus untuk pria dan wanita. Sepertihalnya kopi luwak, kopi lanang harus dipilih dan disortir dari produk kopi yang dihasilkan. Dalam setahun dari total produksi kopi, hanya kisaran 5 persen yang bisa dikatagorikan kopi lanang,” jelas Benny.

Sumber : duta.co (djk)

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter