Digelar di Surabaya, IBD Expo akan Dibuka Presiden Jokowi

SURABAYA - Indonesia Bussiness and Development Expo (IBD Expo) atau Pameran Bisnis dan Pembangunan Indonesia milik BUMN kembali digelar. Pameran yang digelar Kementerian BUMN itu diharapkan mampu menyedot sebanyak 60.000 pengunjung. Tahun lalu, di even yang sama, dihadiri sebanyak 56.125 pengunjung.

Pameran yang digelar 3-6 Oktober 2018 di Grand City Surabaya ini rencananya akan dibuka Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta para direksi BUMN. Secara keseluruhan, ajang yang digelar di area seluas 9.000 meter persegi ini diikuti oleh 103 exhibitor, 33 visiting country dengan 27 rangkaian acara. IBD Expo 2018 dirancang sebagai gerbang informasi mengenai produk, jasa, peluang bisnis dan proyek-proyek investasi dari berbagai sektor di Indonesia.

"Tahun ini sangat spesial karena digelar di Surabaya. Ini merupakan kali pertama IBD Expo digelar di luar Jakarta, tahun-tahun sebelumnya selalu digelar di Jakarta,” kata Ketua Pelaksana IBD Expo 2018, Achmad Fachrodji, Rabu (26/9/2018).

Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh perusahaan BUMN di Indonesia. Kemudian ada juga 100 BUMD serta perusahaan swasta nasional dan internasional. Rangkaian kegiatan IBD Expo 2018 meliputi pameran dan konferensi internasional, seminar, bursa kerja, serta kegiatan pendukung lainnya.

Adapun tema kegiatan adalah “BUMN Tak Henti Membangun Negeri”. Tema ini diangkat dengan tujuan menunjukkan pada masyarakat mengenai kiprah strategis BUMN yang tak henti dalam membangun negeri. "Di pameran ini juga ada sesi CEO BUMN Talks. CEO BUMN akan memaparkan strategi BUMN dalam menjabarkan program pemerintah serta inovasi dalam menghadapi persaingan global," imbuh Fachrodji.

Tidak hanya bisnis, IBD Expo 2018 juga akan memanjakan pengunjung lewat Festival Kopi Nusantara. Di sini, pengunjung disuguhkan berbagai minuman berbahan kopi dari penjuru Nusantara secara gratis. Pilihan produk kopi dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

"Surabaya ditunjuk menjadi tuan rumah karena sesuai survei memenuhi beberapa kriteria. Salah satunya kota besar setelah Jakarta dengan jumlah penduduk yang besar Surabaya juga punya venue lebih baik dibanding kota lainnya," katanya.

Dalam pameran ini, beberapa BUMN juga membuka akan lowongan kerja atau Job Fair. Antara lain, Garuda Indonesia, PT Barata Indonesia, Balai Pustaka, Bank BRI, PT Pelindo III, serta PT Antam.

Sumber : https://jatim.sindonews.com 

Bagikan:

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to Twitter